Langsung ke konten utama

Menikah. Anjuran Nabi, Bukti Kasih Sayang Allah


Menikah atau Nikah menurut syari’at adalah akad dalam perkawinan. Yang mana di saksikan oleh beberapa orang saksi dan seorang penghulu sebagai pelaksanaan wali nikah. Betapa beruntungnya mereka yang di segerakan dalam berpasangan. Tapi apa yang kita lihat di sekitar kita, banyak orang-orang yang menginginkannya tapi banyak berbagai kendala yang menyebabkan orang-orang itu mengurungkan niatnya.

Dalam (QS. An Nur : 32) Allah berfirman :
"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia_Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian_Nya) lagi Maha Mengetahui..."

Dan di riwayatkan Jabir r.a. Nabi SAW Bersabda :
"Sesungguhnya perempuan itu di nikahi karena 4 hal : karena Agamanya, Keturunan (nasabnya), Hartanya dan Kecantikkannya. Maka pilihlah Agamanya niscaya kamu akan beruntung..." (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Banyak di sekeliling kita banyak yang menunda-nunda keinginannya untuk menikah di antaranya seperti, menunggu mapan terlebih dahulu, ingin menikmati masa muda, kadang tuntutan kedua belah pihak yang menginginkan acara yang bermegah-megahan sehingga menjadikan beban kepada pihak pelamar (tawar-menawar harga). Di jaman sekarang banyak yang menimbang pernikahan dijadikan sebagai adat bukan sebagai panutan bagi agama. Berbagai kendala inilah yang menyebabkan banyak terjadinya zina di luar nikah bahkan sampai memiliki anak. Bagi mereka (kedua pasangan) masalah cinta dan juga nafsu yang tidak di ibadahi, maka setan akan menjadi pihak ketiganya yang membantu mereka dalam menutupi perbuatan maksiat agar tidak diketahui dalam melepas rindu.


Padahal Al-Qur'an, terang-terangan menjelaskan dalam (QS.An Nisaa : 4) yang berbunyi :
"Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan..." serta Hadist-hadist

"Shalat 2 rakaat yang di amalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik daripada 70 rakaat yang di amalkan oleh jejaka atau perawan..." (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

"Di antara kamu semua, yang paling buruk adalah yang hidup membujang dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang..." (HR. Bukhari, Abu Ya'la dan Tharbani)

Masya allah segala puji bagi Allah SWT, betapa beruntungnya mereka (orang-orang) yang sudah menikah karena agamanya, yang hidupnya telah di jamin Allah SWT keluasan rezeki dan keluhurannya serta dijadikan umat kekasih_Nya (Rasulullah) hingga akhir zaman kelak. 

Ya Allah, ingin sekali hati ini dekat dengan_Mu, rindu berkasih hingga meneteskan air mata bermunajat kepada_Mu, yang hidupnya di jamin dengan keridhaan dan berkah lindungan rahmat_Mu. Ya Allah, jadikan kami dan orang tua kami termasuk hamba-hamba_Mu yang selalu bersyukur, jadikan lingkungan kami menegakkan syariat_Mu. Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SAMPAI KIAMAT, AIR LAUT INI TAK MAU BERCAMPUR

Jika Allah sudah berkehendak, maka apapun dapat terjadi, apalagi sdh tertulis di Al-Qur'an,  Masya Allah. Lautan sangat sering disebutkan didalam Alquran, sebenarnya ada apa dengan lautan? Beberapa waktu lalu, ilmuwan telah membuktikan bahwa Alquran adalah benar-benar wahyu Allah SWT dengan terbuktinya ayat berikut: "Ada laut yang di dalam tanahnya ada api..." [QS. Ath-Thur ayat 6] Pada saat itu para peneliti menemukan bahwa ada sebuah lautan yang didalamnya terdapat api yang berkobar, namun banyaknya air laut tidak mampu memadamkan api, begitu juga panasnya api tersebut tidak mampu membuat air laut mendidih.  Inilah sebagian kecil dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Foto ini membuktikan kebenaran Surat Ar-Rahman ayat 19 dan 20,  Allah SWT berfirman: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing...” (Q.S. Ar-Rahman:19-20) Inilah foto tersebut, yang memperl...